Udang Putih/Vannamei

No comment 756 views
Udang Putih/Vannamei
Description product

 

Udang vannamei merupakan udang yang diintroduksi dari Amerika Serikat serta Amerika Latin. Diintroduksi ke Indonesia sebagai komoditas alternatif dari udang windu, yang mengalami penurunan secara drastis sejak pertengahan tahun 1960-an. Udang vannamei dianggap lebih tahan terhadap penyakit, lebih cepat tumbuh, serta pada jumlah produksi dapat lebih tinggi pada lahan yang sama dengan udang windu sebab udang vannamei juga hidup di kolom air.  

Lokasi tambak untuk udang vaname ada yang terletak dekat dengan pinggir pantai, dimana air langsung berasal dari laut (salinitas 30 – 35 ppt). Udang vaname merupakan organisme yang dapat beradaptasi dengan rentang salinitas yang lebar (euryhaline).

Budidaya Udang vanname terutama dari teknologi budidaya intensif banyak dikembangkan di Kab. Takalar (1.167 ton), Selayar (908,6 ton), Pinrang (752 ton), Barru (691 ton), dan Bulukumba (576 ton) berdasarkan data DKP tahun 2012.

Namun, yang perlu diperhatikan dari pengembangan udang vannamei ini adalah residu yang lebih besar lantaran dikelola secara semi hingga supra intensif (padat tebar tinggi). Disebabkan karena ekses limbahnya yang berasal dari penggunaan pakan buatan. Tambak udang vannamei sistem semi intensif dan intensif diharuskan menerapkan mekanisme IPAL, sebagai bentuk pengendalian limbah tambak. Selain itu, diharuskan adanya penanaman mangrove atau rehabilitasi mangrove di lingkungan sekitar tambak udang vannamei. Mangrove sangat baik untuk menetralisir limbah-limbah hasil budidaya.

No Response

Leave a reply "Udang Putih/Vannamei"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.